Sabtu, 02 Desember 2017

Logo Dies Natalis pada kesempatan kali ini


Sejak ditetapkannya SK DIKTI Nomor: 44/DIKTI/Kep/1984 sebagai tonggak lahirnya program studi tercinta, Pendidikan Biologi Universitas Jember, pada 18 Juli 1984, aktivitas perkuliahan terus berkembang menuju ke arah yang lebih baik dengan ditunjang oleh setiap komponen termasuk: dosen, karyawan, dan mahasiswa, bahkan kini program studi yang sama-sama kita banggakan ini telah bersiap dalam menjunjung predikat ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA), sebagai standar kualitas universitas yang disepakati dalam lingkup ASEAN. Secara praktikal, AUN-QA sebenarnya memiliki kemiripan dengan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan tentunya terdapat beberapa hal yang berbeda walaupun tidak banyak, sehingga setelah ini Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember akan secara langsung dapat disejajarkan sebagai salah satu program studi terbaik di seluruh kawasan asia tenggara. Di Indonesia sendiri saat ini hanya terdapat 4 perguruan tinggi yang menjadi anggota AUN dan mendapatkan assessment AUN-QA tiap tahunnya, yaitu: Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga, dan bukan tidak mungkin Universitas Jember akan menjadi nama selanjutnya dengan mengusung Program Studi Pendidikan Biologi sebagai salah satu wakilnya.
33 tahun berlalu dengan penuh sukacita, kerja keras, dan ketulusan dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, khususnya di bidang kajian Biologi, telah membuat Program Studi Pendidikan Biologi semakin dewasa dan terus mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik, tidak hanya dilihat berdasarkan tingkat kelulusan rata-rata mahasiswa, tetapi juga tenaga keprofesionalan, korelasi antar staff, serta perbaikan sarana dan prasarana di seluruh penjuru, telah menjadikan Pendidikan Biologi Universitas Jember sebagai salah satu program studi yang patut untuk diperhitungkan ke depannya.

Poster dan banner

Tidak ada hal lain yang dapat membuat kami bangga selain menjadi bagian dari program studi ini, adalah dengan menjadi salah satu pencetus bahkan pendukung gelaran Dies Natalis Program Studi Pendidikan Biologi bertajuk Mahakarya Seni Keluarga Besar Biologi (MASERASI). MASERASI merupakan suatu bentuk penghargaan dan apresiasi di bidang seni atas bertambahnya dan semakin meningkatnya kualitas perkuliahan di Program Studi Pendidikan Biologi. Chuck Nuris Alvinda (tahun angkatan 2014), merupakan salah satu sosok visioner yang menjadi pioneer atas terbentuknya suatu pagelaran seni penuh dengan kesan artistik dalam menumbuhkan semangat dan kekeluargaan di dalam hubungan internal di Program Studi Pendidikan Biologi melalui kegiatan MASERASI. Tahun ini, dengan segala prestasi dalam menghasilkan lulusan yang mumpuni dan profesional di bidangnya oleh Program Studi Pendidikan Biologi, MASERASI 2.0 telah siap kami persembahkan sebagai perwujudan rasa cinta dan kebanggan kami sebagai bagian dari Pendidikan Biologi Universitas Jember.
Denny Satrya Nugraha (tahun angkatan 2015), salah satu sosok seniman muda yang karismatik namun hanyalah seorang mahasiswa sederhana di lingkungan Program Studi Pendidikan Biologi, yang dengan melalui tangan emasnya dapat menorehkan gelaran yang tidak kalah istimewanya dibandingkan yang terdahulu, sebagai bentuk ekspresi kecintaan dan semangat yang kuat dalam menunjang program studi ini semakin berkembang untuk ke depannya. Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa dipilih sebagai tempat sakral malam puncak Dies Natalis Program Studi Pendidikan Biologi ke-33 dengan mengusung Est Galaethnight sebagai pesan moral yang ingin disampaikan (Gala: pertunjukan, Eth: keberagaman, Night: malam). Malam puncak dilaksanakan pada 19 November 2017, dimulai sejak pukul 18.00 – selesai, waktu-waktu harmonis yang penuh dengan kehangatan kebersamaan itu berlalu begitu cepat.

Penampilan dari tim tari panitia

Penampilan fashion show dari perwakilan angkatan 2015-2017

Sponsor by Teh JAVANA

Penampilan terakhir pada acara Dies Natalis oleh angkatan tua 2015

 Penampilan stand up comedy by Naning (2014) dan Nuris (2015)


Penampilan Wandra Restusiyan dan kawan-kawan sebagai bintang tamu spesial di MASERASI 2.0

Penghargaan dan nominasi pemenang merupakan sesuatu yang spesial di gelaran MASERASI 2.0 ini, sehingga ajang tersebut tidak hanya membicarakan tentang suguhan penampilan dari tiap-tiap angkatan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember, tetapi juga merupakan momentum yang tepat dalam menggali bakat-bakat luar biasa di luar bidang akademik dari mahasiswa. Nominasi beserta penghargaan yang dipersembahkan dalam MASERASI 2.0 adalah menyanyi, cerita bergambar, fashion show, mahasiswa berprestasi, bahkan hingga dosen terfavorit. Karena itulah, ajang ini terdiri atas serangkaian pra-acara yang mendukung gelaran malam puncak Dies Natalis Est Galaethnight, berupa babak-babak penyisihan dan penentuan finalis atau nominasi (sekaligus pemenang) untuk ditampilkan di malam puncak tersebut. Tidak ketinggalan pula kegiatan pra-acara juga melibatkan acara donor darah; kecintaan terhadap program studi tercinta perlu diwujudkan dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Lomba menyanyi di depan para juri dari kakak PARANADA Choir


Aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama

Selain merupakan ekspresi seni dari mahasiswa sebagai bentuk kecintaan dan kebanggan terhadap program studi tercinta, Pendidikan Biologi Universitas Jember, gelaran Dies Natalis yang bertajuk Mahakarya Seni Keluarga Besar Biologi (MASERASI) 2.0 ini diharapkan guna menghimpun kekuatan positif dari dalam tiap komponen program studi untuk tetap saling bergandengan tangan dan berjuang bersama dalam keharmonisan, kekompakan, dan kehangatan guna mewujudkan Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember yang lebih baik lagi.
Pelantikan Anggota Baru merupakan salah satu program dari HMPSP Biologi “lumba - lumba” yang merupakan acara dalam pelantikan anggota baru mahasiswa pendidikan 2017. PAB kali ini bertemakan “PARADISIACA”. Pemilihan tema ini bertujuan agar nantinya mahasiswa pendiddikan biologi 2017 diharapkan menjadi generasi pelopor dengan sikap tanggung jawab, mandiri, berpikir secara ilmiah, dan menerima teknologi untuk mengeksplorasi alam. Dalam acara PAB ini nantinya akan diadakan beberapa serangkaian acara hingga sampai acara puncak yaitu inagurasi.

TM PAB 2017

Pada tanggal 23 September 2017, dilaksanakan Technical Meeting dimana seluruh mahasiswa baru pendidikan biologi menghadiri acara tersebut. Peserta PAB 2017 memasuki ruangan pada pukul 18.00 WIB, acara dimulai pada pukul 18.30 WIB. Acara malam itu dilakukan dengan maksud untuk memberi gambaran kepada peserta PAB mengenai tugas-tugas apa saja yang akan mereka lakukan nantinya untuk acara PAB tersebut. Sie acara mengontrol jalannya acara dimana yang pertama dilakukan pengenalan mengenai PAB. Selanjutnya dengan pengenalan anggota panitia kepada peserta didik. Panitia dalam PAB terdiri atas: sie keamanan, sie kesehatan, sie perlengkapan, sie PDD, sie konsumsi, sie acara, sie HuMas, sie KSK, dan terakhir yaitu panitia inti.

Pengenalan tiap sie

Setelah pengenalan anggota panitia PAB, selanjutnya sie acara membacakan serangkaian tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh peserta PAB. Tugas yang harus dikumpulkan peserta PAB terdiri atas tugas 1  yang dikumpulkan 2 Oktober 2017 max pukul 16.00 WIB  pada masing-masing pendamping, tugas 2 dikumpulkan 12 Oktober 2017, paling lambat pukul 16.00 WIB di depan ruang HMPSP Biologi “lumba - lumba”. Setalah di bacakan menganai tugas-tugas yang harus dilakukan disampaikan pula mengenai serangkaian acara yang akan dilakukan pada acara PAB, diantaranya kegiatan Inti 1 yang dilaksanakan pada 14 Oktober 2017, acara outbond, sampai acara inagurasi.
Setelah sie acara menyampaikan serangkaian tugas dan acara yang nantinya akan dilakukan peserta PAB selanjutnya dilakukan pengenalan mengenai apa itu PAB yang dilakukan oleh para SC dan juga panitia HMPSP Biologi “lumba - lumba”.  Setelah semua yang disampaikan oleh panitia maupun SC acara TM diakhiri pada pukul 21.00 WIB. Acara TM berjalan dengan baik baik dari awal sampai akhir.

Pengenalan mengenai PAB yang dilakukan oleh kakak-kakak SC

Acara PAB pada tanggal 14 Oktober 2016 bertempat di Gedung 3 FKIP Universitas Jember. Acara diawali pada pukul 05.30-06.30 WIB untuk berkumpul. Dimulai dari Check In peserta PAB serta pengecekan perlengkapan yang dibawa oleh peserta PAB. Setelah Chek In, dilajutkan dengan upacara apel pembukaan di selenggarakannya acara PAB.  Kemudian pada pukul 06.30-08.00 WIB diadakan apel pembukaan dan penyambutan dari ketua Program Studi Pendidikan Biologi yaitu oleh Ibu Dr. Iis Nur Asyiah, M.P.

Check in peserta PAB serta pengecekan perlengkapan yang dibawa oleh peserta PAB

Upacara apel pembukaan diselenggarakannya acara PAB. Pada apel pembukaan acara PAB, Dr. Iis Nur Asyiah, M.P. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi menjadi pembina dan beliau membuka serta meresmikan acara PAB 2017/2018. Di dalam sambutan beliau, paserta nampak antusias walaupun hangatnya mentari sudah mulai terasa. Selain mengucapkan selamat datang kepada peserta, Dr. Iis Nur Asyiah, M.P. juga memberikan sosialisasi tentang SKPI yang dapat diperoleh mulai dari aktif berorganisasi, aktif mengikuti kegiatan-kegiatan dalam kampus seperti aktif dalam kepanitiaan-kepanitiaan.

Penyerahan simbolis oleh Dr. Iis Nur Asyiah, M.P

Setelah apel selesai, peserta PAB masuk kedalam ruangan yang telah di sediakan panitia. Acara indoor ini ada pengenalan-pengenalan serta pemberian materi yang di sampaikan oleh pengurus HMPSP Biologi “lumba - lumba”, IKAHIMBI dan Dosen Pendidikan Biologi. Pada acara yang pertama, yakni pengenalan pengurus HMPSP Biologi “lumba - lumba”.

Pengenalan tentang kepengurusan HMPSP Biologi “lumba - lumba”

Acara selanjutnya setelah pengenalan tentang kepengurusan HMPSP Biologi “lumba - lumba”, yakni pengenalan IKAHIMBI. Ikatan Himpunan Mahasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI) merupakan sebuah ikatan organisasi mahasiswa sejenis (IOMS) yang mewadahi seluruh Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) yang terdapat di seluruh Indonesia. IKAHIMBI dibentuk atas dasar keinginan bersama seluruh mahasiswa biologi di Indonesia untuk mengembangkan dan memajukan biologi serta untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

Pengenalan IKAHIMBI

Setelah pengenalan-pengenalan ada materi yang disampaikan oleh Erlia Narulita, S.Pd, M.Si, P.hD dan Mochammad Iqbal, S.Pd, M.Pd. Di dalam isi materi lebih memotivasi peserta serta memberikan tips dan kiat sebelum mengarungi ilmu di Pendidikan Biologi.

Penyampaian materi oleh Bapak Mochammad Iqbal, S.Pd., M.Pd

Kegiatan terakhir yakni evaluasi peserta dan panitia. Dalam evaluasi peserta dilakukan oleh Sie Komisi Disiplin yang bertanggung jawab dalam mendisiplinkan peserta PAB dari awal acara sampai akhir acara. Dalam evaluasi peserta PAB di mulai dari kelengkapan tugas-tugas yang diberikan serta dari hal-hal apa saja yang harus dipatuhi selama kegiatan PAB. Evaluasi peserta berjalan lancar dengan beberapa poin penting yakni adanya penekanan tujuan awal PAB.
Setelah serangkaian acara yang dilakukan,  kini tiba acara puncak dari PAB pada hari Ahad, 29 Oktober 2017.  Mahasiswa Baru (MaBa) adalah masa yang akan paling dirindukan oleh seluruh mahasiswa ketika sudah menginjak semester tua. Karena menjadi Mahasiswa Baru adalah masa penjajakan perubahan diri dari pelajar menjadi Mahasiswa. Segala kebiasaan dan cara berpikir ketika berada di SMA sederajat akan sedikit demi sedikit berubah ketika beranjak ke Perguruan Tinggi. Sebagai kakak tingkat yang baik, kami selaku mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi ingin memberikan kenangan indah untuk semua Mahasiswa/i Baru yaitu dengan mengadakan acara Inagurasi Mahasiswa Baru 2017.
Inagurasi dimulai pukul 07.00 WIB. Semua peserta PAB hadir di Gedung Soerachman dengan pakaian hitam putih. Acara dibuka oleh ketua program studi pendidikan biologi Dr. Iis Nur Asyiah, M.P kemudian disusul oleh ketua HMPSP Biologi “lumba - lumba”, Erna Kristiana Dewi.

Sambutan KaProDi Dr. Iis Nur Asyiah, M.P (atas) dan ambutan dari Ketua HMPSP Biologi "lumba - lumba" Erna Kristiana Dewi (bawah)

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan Pentas seni dan tari, dimana setiap kelompok akan menampilkan kesenian dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Hingga pukul 15.00 WIB, Pentas seni berlangsung sangat meriah. Berbagai penampilan sangat menghibur dari tiap kelompok peserta PAB dan juga terdapat beberapa penampilan dari panitia PAB. Berbagai penampilan yang ditampilkan pada acara inagurasi tersebut diantaranya yaitu, Drama Musikal, Akustik, Tari, Paduan Suara, Vocal Grup, Puisi, dan lain-lain dimana setiap kelompok nantinya akan menampikan kekhasan dari masing-masing daerah yang telah dipilih.

Penampilan tari dari panitia PAB

 
Penampilan beberapa kelompok

Setelah selesai penampilan dari peserta PAB maupun panitia PAB, dilanjutkan dengan pembacaan pemenang dari lomba-lomba yang dilakukan pra-Inagurasi, seperti Bio Ranking 1, MaBa terbaik, MaBa terlucu, lomba adu yel-yel, dan lain-lain.

 
Pemberian penghargaan kepada beberapa MaBa

Acara ditutup dengan sambutan-sambutan dari ketua panitia dan menyatakan keluh kesah saat kegiatan PAB berlangsung dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

 
Foto bersama angkatan 2016-2017 (atas) dan full tim angkatan 2017 (bawah)

Masa depan telah menunggu kalian semua. Semangat Mahasiswa Pendidikan Biologi, jalan kalian masih panjang. Akhir acara kami bersalaman, menari dan menyanyi bersama untuk tetap menjaga kekompakan dan silaturahmi antar mahasiswa Biologi.

Rabu, 04 Oktober 2017


Sejumlah lebih dari 2.500 peserta telah berjuang dengan penuh kebanggaan dan semangat berprestasi di bidang Biologi pada Babak Penyisihan Olimpiade Bioet@nol 2017 (10 September 2017). Semuanya adalah siswa-siswi terbaik SMP maupun SMA, dari sekolah masing-masing yang telah siap memberikan segala hal terbaiknya untuk menaklukkan salah satu olimpiade bergengsi tahun ini. Mereka harus berjuang setidaknya melawan wakil-wakil terbaik lain dari ratusan sekolah di seluruh Jawa Timur dan Bali dalam memperebutkan piala bergilir gubernur 2017. Tidak ada satu hal lain di dalam benak mereka selain sebuah kebanggan untuk mewakili alamamater tercinta, termasuk suatu kebanggaan lain nantinya dalam mewakili kotanya sendiri sebagai jawara rayon untuk melaju ke tahapan perjuangan selanjutnya, Babak Semifinal dan Final Bioet@nol 2017. Tahun ini, ada setidaknya 13 rayon yang telah siap siaga untuk meluncurkan peserta-peserta terbaiknya, dengan segenap usaha dan doa, juara baru tampaknya akan segera hadir!
Sebanyak 237 peserta: yang terdiri atas 66 peserta SMA dan 57 tim SMP, telah dinyatakan lolos sebagai jawara di 13 rayon masing-masing, dan telah mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di Babak Penyisihan, telah berangkat menuju Jember, pada 30 September dan 1 Oktober 2017, untuk melanjutkan perjuangan di babak selanjutnya guna membuktikan diri sebagai yang terbaik, tidak hanya di tingkatan kota tapi juga dalam tingkatan provinsi, Jawa Timur dan Bali. Dengan segenap persiapan yang ada mereka telah siap menyambut hari kompetisi yang sesungguhnya!


Banyuwangi dan Jember masih menjadi rayon yang cukup berpotensi dalam meraih penghargaan tertinggi tahun ini, mengingat keduanya adalah primadona dengan jumlah peserta terbanyak. Rayon Bali bukan tidak mungkin dapat kembali mengulang kesuksesan layaknya kejayaan yang diraih tahun kemarin. Rayon-rayon di seluruh eks-karesidenan Besuki Raya bisa saja menjadi momok yang perlu diperhitungkan. Tidak ketinggalan pula Rayon Surabaya dan Gresik dengan peserta-peserta terbaik dengan nilai tertingginya di babak penyisihan lalu. Jangan lupakan juga peserta-peserta dari Rayon Blitar yang dari tahun ke tahun tidak dapat dipungkiri selalu lolos ke tahapan final, dan meraih posisi tertinggi kemudian di kasta juara. Belum lagi jawara-jawara kejutan yang mungkin saja hadir dari Rayon Kediri, Madura, dan Malang. Tahun ini, kompetisi seakan begitu ketat dengan segala potensi-postensi yang ada. Tampaknya juara baru benar-benar akan hadir.

(dari atas ke bawah: Juara-juara Bioet@nol 2017 Tingkat SMP/Sederajat)
Juara 1: Yasmina Ashfa Zahidah beserta beserta tim
Juara 2: Shabrina Farras Tsany beserta tim
Juara 3: Alfath Inzan Abdi A. beserta tim
Juara Harapan 1: Wardatul Amalia Safitri beserta tim
Juara Harapan 2: Wulan Maulani beserta tim

Hari Sabtu, 30 September 2017, seluruh mata tertuju kepada Gedung Mas Soerachman dan Gedung III, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember, dua saksi bisu keseruan kompetisi di hari itu. Babak Semifinal dan Final tingkat SMP/Sederajat telah dimulai. Babak semifinal dimulai dengan technical meeting pada jam 08.00, mempersiapkan segala hal dengan baik adalah langkah awal dalam memulai kesuksesan. Babak ini dilaksanakan untuk menyaring lagi peserta-peserta terbaik yang nantinya akan dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya, Babak Final, di Gedung III, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember. Tercatat, setidaknya 10 tim kemudian lolos ke final untuk memulai persaingan dalam babak cerdas cermat dan studi kasus. Mereka semua yang terpilih kemudian digiring menuju Gedung Mas Soerachman sebagai tahap penentuan akhir jawara Bioet@nol tingkat SMP tahun ini, tentunya di hadapan dua juri final paling profesional yang pernah ada, bapak Vendi Eko Susilo, S.Pd., M.Pd. dan ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd., yang mana keduanya sama-sama merupakan dosen-dosen dari Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember yang ahli di bidangnya masing-masing. Setelah melalui proses yang cukup melelahkan, penuh perjuangan, dan menyita banyak sekali pertimbangan dari dewan juri, akhirnya nama-nama jawara baru kemudian diungkap. Adalah atas nama Yasmina Ashfa Zahidah beserta tim dari SMPN 2 Jember telah menjadi juara baru Bioet@nol 2017 tingkat SMP/Sederajat termasuk mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik di antara seluruh peserta-peserta terbaik lainnya se-Jawa Timur dan Bali. Posisi tim ini disusul oleh atas nama Shabrina Farras Tsany beserta tim dari SMPN 2 Pasuruan dan atas nama Alfath Inzan Abdi A. beserta tim dari SMP Bustanul Makmur, berturut-turut sebagai Juara 2 dan Juara 3. Di bawah mereka bertiga, muncul juga nama-nama Wardatul Amalia Safitri beserta tim dan Wulan Maulani beserta tim, yang masing-masing berasal dari SMPN 1 Gresik dan SMP Bustanul Makmur, berturut-turut sebagai Juara Harapan 1 dan Juara Harapan 2.


Keseruan tidak berakhir sampai disitu saja, 1 Oktober 2017 menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh kalangan sebagai hari terakhir pelaksanaan Babak Semifinal dan Babak Final Biet@nol 2017. Pasalnya, hari tersebut merupakan puncak gelaran kompetisi tahun ini yang mempertemukan seluruh peserta terbaik tingkat SMA/Sederajat dari 13 rayon yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan Bali. Gedung Mas Soerachman dan Gedung III, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember masih menjadi pusat perhatian banyak pasang mata di hari itu sebagai tempat akan ditentukannya pemenang tingkat SMA untuk edisi Bioet@nol tahun ini. Babak Semifinal dilaksanakan dengan begitu hikmat guna menyaring kembali seluruh peserta untuk diuji tingkat berpikirnya dalam Babak Final. Tercatat, 10 peserta individu, masing-masing dari 9 sekolah berbeda lolos untuk kembali berjuang di babak penentuan. Saat ini mereka dipertemukan dengan juri-juri profesional selanjutnya: ibu Sulifah Aprilyah, S.Pd., M.Pd. dan ibu Firda Rosetty, S.Pd. yang juga sama-sama merupakan ahli di bidangnya masing-masing dan termasuk orang-orang terpandang di lingkungan Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember. Seluruh peserta akan diuji kemampuan kognisi, afektif, dan keterampilan psikomotornya dalam berbagai kegiatan olah pikir di praktikum pembedahan morfologi dan anatomi hewan. Mereka juga diuji kecakapan dan kemampuannya dalam menganalisis serta menarik kesimpulan atas apa yang telah mereka kerjakan sebelumnya. Ujian terasa begitu berat tapi tampaknya tak satupun di antara mereka yang luntur. Alfina Damayanti dari SMAN 1 Blitar adalah nama yang muncul sebagai Juara 1 Bioet@nol 2017 tingkat SMA, mengalahkan setidaknya lebih dari 700-an peserta setingkat yang sama dari seluruh Jawa Timur dan Bali sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik. Posisinya disusul oleh atas nama Esrani Rosmawati Manurung dari SMAN 1 Kedungwaru sebagai Juara 2 dan atas nama Balawara Andika dari SMAN 1 Jember sebagai Juara 3. M. Zulqi Prishandi Wijaya dan Izzatul Islami, yang masing-masing berasal dari SMAN 1 Manyar dan SMAN 3 Malang, adalah nama-nama yang muncul kemudian sebagai Juara Harapan 1 dan Juara Harapan 2.

(dari atas ke bawah: Juara-juara Bioet@nol 2017 Tingkat SMA/Sederajat)
Juara 1: Alfina Damayanti
Juara 2: Esrani Rosmawati Manurung
Juara 3: Balawara Andika
Juara Harapan 1: M. Zulqi Prishandi Wijaya
Juara Harapan 2: Izzatul Islami 

BIOET@NOL 2017 TINGKAT SMA:
BIOET@NOL 2017 TINGKAT SMP:
Olimpiade Biologi Tingkat SMP dan SMA Sederajat se-Jawa Timur dan Bali, “Bioet@nol”, merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi “lumba-lumba” Universitas Jember yang pelaksanaannya selalu mendapatkan respon positif dari tahun ke tahun. Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan akan muncul potensi-potensi baru dalam menghimpun pembangunan yang bersifat kedaerahan, khususnya di bidang Biologi. Olimpiade ini juga sebagai langkah dalam menambah wawasan kepada generasi baru untuk lebih mencintai lingkungan sekitar, kearifan lokal, budidaya, pengetahuan lingkungan, pengembangan potensi pariwisata, bahkan dalam upaya memahami keanekaragaman makhluk hidup serta upaya pelestariannya yang kesemuanya hanya akan didapatkan di dalam bahan kajian Biologi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pula potensi dan prestasi siswa-siswi, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Bali dapat terus ditingkatkan sebagai modal awal dalam meraih cita-cita di masa depan.
“Sukses adalah kemampuan untuk melangkah dari kegagalan tanpa hilang antusiasme.” (Sir Winston Churchill) karena “Sukses berkaitan dengan tindakan, orang sukses terus melangkah. Mereka membuat kesalahan namun tidak menyerah.” (Conrad Hilton). Dan juara sejati bukan hanya mereka yang mampu membuktikan sebagai yang terbaik, tetapi juga mereka yang mau berjuang semaksimal mungkin apapun hasilnya dan tidak pernah menyerah karena hal tersebut.

Sampai bertemu di Bioet@nol 2018!

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Translate

Total Visitors

Popular Posting

Blog Archive

Pengikut