Senin, 30 November 2020

 


            Kasus Covid-19 yang terjadi di Universitas Jember (UNEJ) kembali bertambah. Terdapat kabar yang melaporkan bahwa beberapa karyawannya yang meninggal diakibatkan Covid-19. Berdasarkan surat edaran yang ditandatangai oleh rector UNEJ, menyatakan bahwa kegiatan pelayanan di fakultas maupun pelayanan unit kerja dilakukan secara daring. Artinya, UNEJ kembali menerpkan masa lockdown. Selain melakukan SWAB tes, UNEJ juga melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan dan menggunakan sinar ultra violet (UV). Selama masa sterilisasi berlangsung, segala kegiatan seperti bimbingan skripsi dan tesis, serta kegiatan belajar mengajar dikampus dihentikan sementara dan dilakukan secara daring.

             Acara rutin yang digelar oleh HMPSP Biologi "lumba-lumba" setiap tahunnya salah satunya PAB atau Pelantikan Anggota Baru. Acara ini dilakukan untuk melantik mahasiswa baru menjadi anggota biasa prodi pendidikan biologi Universitas Jember. Esensi dari PAB adalah mengenalkan bagaimana suasana kehidupan sebagai mahasiswa dan membiasakan mahasiswa baru dengan kehidupan perkuliahan. Output dari acara ini tidak hanya terlantiknya mahasiswa baru pendidikan biologi, namun juga sebuah sertifikat yang dapat digunakan sebagai SKPI.


            Tahun, 2020, PAB dilaksanakan dengan gaya baru yang disesuaikan dengan keadaan saat ini, yaitu saat pandemi. Pada umumnya PAB dilaksanakan secara offline, layaknya seperti ospek pada umumnya, namun keadaan memaksa keterlaksanaannya tahun ini secara daring. Serangkaian acara disederhanakan agar keterlaksanaan PAB tahun ini ini dapat berjalan baik tanpa menghilangkan esensinya. Dengan diketuai oleh Andra Yan Pratama, seorang mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Jember angkatan 2019, satu demi satu agenda PAB terlaksana kan dengan baik. Jarak tidak mengurangi interaksi dan kedekatan dan antara peserta dan panitia. Inovasi-inovasi konsep baru yang berhasil di ciptakan membawa kesuksesan dalam PAB tahun 2020 ini.


            Tak terasa, PAB 2020 sudah berjalan 1 bulan sejak pertengahan Oktober, tibalah kita di penghujung acara yaitu Inagurasi yang ditutup dengan sesi saling bermaafan antara panitia dan peserta. berakhirnya acara PAB ini menjadi awal kedekatan kami semua, khususnya Mahasiswa Pendidikan Biologi UNEJ angkatan 2020 dan 2019. Semoga keterlaksanaan PAB 2020 secara daring ini dapat menjadi pengalaman berharga yang unik untuk semua pihak, serta memberi kebiasaan dan pembelajaran yang positif yang berguna untuk kehidupan perkuliahan maupun di masyarakat. Semoga PAB tahun depan dapat terlaksana kan secara offline agar keseruan yang tertunda pada tahun ini dapat terlaksanakan dengan semestinya.

Akhirnya kata, dariku, Andra Yan Pratama, pulihlah bumiku, pertemukanlah kami semua di kampus asriku, Universitas Jember. ~

#staysaveathome


 


           Mahakarya Seni Keluarga Besar Biologi atau yang biasa kita kenal MASERASI merupakan acara diesnatalis Program Studi Pendidikan Biologi yang tahun ini berusia 36 tahun. Maserasi 5.0 mengangkat tema DIAMOND “Distance Just a Word, Family Shows an Extraordinary Art Stay Close”. Pelaksanaan Maserasi kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena diadakan secara online menggunakan aplikasi zoom. Hal ini disebabkan karena adanya pandemi yang belum berakhir. Tema pada acara ini juga mengintrepetasikan bahwa jarak tidak memisahkan, sehingga kita masih bisa merayakan acara ini bersama.

           Maserasi 5.0 diadakan pada tanggal 21 November 2020 pukul 09.00 – selesai. Pada Maserasi kali ini, mengadakan beberapa lomba seperti lomba tari tik tok yang dimenangkan oleh Kelas C (2018), lomba cover lagu dimenangkan oleh Azmi Dayinta (2019), dan lomba video ucapan ulang tahun prodi dimenangkan oleh Angkatan 2019, selain itu juga terdapat nominasi dosen terfavorit yang diraih oleh Dr. Bea Hana Siswati, S.Pd., M.Pd. Meskipun acara ini diadakan secara online, tetapi dapat dilaksanakan dengan meriah. 

Acara ini diikuti oleh dosen, perwakilan dari beberapa ormawa se-fkip, dan semua warga pendidikan biologi. Rangkaian acara ini diawali dengan sambutan ketua panitia, ketua umum HMPSP Biologi “lumba-lumba” dan sambutan koordinator prodi sekaligus membuka acara Maserasi 5.0. Acara ini diisi oleh bincang-bincang MC dan partisipan, terdapat give away yang dibagikan di beberapa sesi acara dan terdapat penampilan menyanyi dari Rachma dan Lina. Setelah itu, acara ditutup dengan do’a dan berharap semoga pandemi cepat berakhir.




 


 

 



    Departemen Kerohanian HMPSP Biologi "lumba-lumba" mengadakan acara istighosah dan do'a bersama keluarga besar pendidikan biologi dengan dibantu beberapa departem lain. Acara digelar penuh kesyahduan secara online via zoom meeting dengan MC oleh Andra Yan Pratama dari Departemen Infokom. Dimulai pukul 15:20 dan selesai pada jam 16:30 acara ini terdiri dari pembukaan oleh Bapak Iqbal, istighosah bersama yang dipandu oleh Muddaris Zul Ilmi, sedangkan do'a bersama dipandu oleh Moch. Afif Dwi Putranto dari Departemen Kerohanian. Lewat digelarnya acara ini, kami semua keluarga besar pendidikan biologi berdo'a bersama-sama penuh harapan agar keadaan pandemi ini dapat semakin membaik dan seluruh keluarga pendidikan biologi diberi kesehatan. Aamiin.

 

 

 

 

 

Sabtu, 31 Oktober 2020

 

            Di penghujung bulan ini, ada berita menggembirakan lagi nih dari para teman-teman mahasiswa program studi Pendidikan Biologi. Alhamdulillah, kakak-kakak cantik yang satu ini berhasil meraih Gold Award dalam lomba InIIC Series 2/2020 dalam kategori B1: Higher Institution Students (Social Sciences). Tim solid yang terdiri dari kak Richca Nur Aini (2017), Alamanda Rahmatika (2017), Nana Mardiana (2018) dan Yayuk Fatmawati (2018) berhasil bersaing dengan sekian banyaknya peserta internasional yang mendaftar dan turut membanggakan prodi tercinta. Jadi sebenarnya lomba apa sih? Lomba InIIC atau merupakan singkatan dari International Invention and Innovative Competition adalah sebuah ajang perlombaan di tingkat internasional yang diperuntukkan bagi siswa, mahasiswa, maupun kalangan profesional. Saat diwawancari via online, kaka Yayuk Fatmawati (2018) mengatakan bahwa alasan mengikuti event ini karena ia dan tim ingin memperoleh pengalaman baru di scoop yang lebih luas lagi yaitu interansional. Perjuangan yang akhirnya terbayar oleh kerja keras mereka berawal dari proses pencarian ide, pembuatan essay, poster, prototype, dan juga video.

“Kami berharap dengan mengikuti InIIC ini, dapat memacu kami untuk terus memperbaiki diri dan membuat inovasi yang lebih baik lagi ke depannya,” pungkas Yayuk Fatmawati, salah satu anggota tim peraih ajang bergengsi ini. Tak lupa juga mereka berterimakasih atas bimbingan dosen yang senantiasa memberi saran-saran sehingga lomba ini dapat berjalan lancar.











Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Recent Posts

Translate

Total Visitors

Popular Posting