Minggu, 31 Mei 2020



Memperingati Hari Lingkungan Hidup dalam Pandemi COVID-19!

Salam mahasiswa!
Udah pada tahu kan tentang Hari Lingkungan Hidup?
Belum tau? Ah masa, ya udah sini aku jelasin!!
Jadi, setiap tanggal 5 Juni memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia guys. “Kok bisa diperingati? Tujuannya apa?”, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang eksistensi dan keadaan lingkungan. Kita diajak untuk mencintai dan merawat alam, sebagaimana yang dilakukan alam terhadap kita!
Sekarang udah tahu kan apa itu Hari Lingkungan Hidup? Kalau gitu, ayo kita peringati sama-sama!
Kenapa? Bingung cara memperingatinya karena lagi phisical distancing? Tenang sahabat, HMPSP Biologi lumba-lumba mengadakan “Creative Video Competition dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup” dengan tema “Tips Menjaga Lingkungan Hidup ditengah Pandemi Covid-19”.
Selain dapat hadiah yang menarik, kita juga dapat memperingati Hari Lingkungan Hidup guys, sambil menyelam, minum air nih. Tunggu apalagi, buruan daftarkan diri kalian! 
GRATIS LOHH!!

More information :
instagram : @hmpspblumbalumba



Bulan ramadhan tahun ini ada yang baru, loh! Apa yaa? Khataman Online! Yup! Ramadhan tahun ini, HMPSP Biologi “lumba-lumba” mengadakan kegiatan khataman online yang sudah dilaksanakan selama 2 minggu. Kegiatan ini dipelopori oleh departemen kerohanian dari bidang 3 HMPSP Biologi “lumba-lumba”. Tentunya selain dapat meningkatkan jiwa kerohanian mahasiswa pendidikan biologi, kegiatan ini juga menjadi ladang pahala yang baik untuk diraih bersama-sama apalagi di bulan yang sangat suci ini. Selain itu, hal ini tentunya merupakan salah satu kegiatan yang positif mengingat karena pandemi Covid-19 yang diharuskaan untuk di rumah aja. Daripada gabut, mending baca Al-Qur’an ya, kan?



Khataman online ini diikuti oleh 30 orang yang masing-masing akan membaca 1 juz Al-Qur’an. Awalnya, kita akan diminta untuk mengisi daftar juz yang akan dibaca. Selanjutnya, kita akan diberi waktu selama seminggu untuk menyelesaikan bacaan ayat Al-Qur’an. Setelah semuanya sudah selesai, maka akan diadakan doa khataman bersama melalui media zoom. Semoga, di lain kesempatan kegiatan ini bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa muslim pendidikan biologi. Semoga, kegiatan ini juga dapat berjalan seterusnya sehingga mahasiswa pendidikan biologi memiliki jiwa kerohanian yang sangat baik.



Pendidikan Biologi Universitas Jember kembali mengadakan webinar bermanfaat ditengah-tengah perkuliahan daring, sesuai dengan kondisi dunia yang gempar akan adanya wabah virus dari Wuhan ini, webinar mengusung tema “How to Respon Covid-19 as Pandemic in the World Wide”.

Webinar diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2020 lalu, acara ini dimulai pukul 08:00 via aplikasi Zoom. Materi pertama disajikan dengan sangat apik oleh Mary Grace Dacuma, Ph.D yang merupakan seorang Epidemiologis dari Institute of biological science, UPLB (University of the Philipines Los Baños). Lewat pemaparan pemateri pertama, dimulailah pembahasan tentang pengenalan pandemi dan prediksinya, serta pola penyebaran dan penularan Covid-19.

Tak cukup sampai di situ, ada materi kedua yang disajikan oleh dr. Angga Mardjo Raharja, Sp.P yang merupakan satgas Covid-19 RSUD dr. Soebandi, Jember. Lewat kesempatan ini, ia membahas tentang pengenalan Covid-19, gejala dan pencegahan penularan Covid-19. Seluruh jalannya acara mulai dari pembuka hingga penutup, yang awalnya akan di pandu oleh Ibu Erlia Narulita, Ph.D diganti oleh Pak Aditya Kurniawan, S.Si., M.Biomed. karena beliau berhalangan hadir.



Pengabdian dosen merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Biasanya pengabdian dosen dapat berupa bhakti sosial kepada masyarakat, namun karena terdapat pandemi seperti sekarang ini maka dosen Pendidikan Biologi mengadakan Program pengabdian dosen dengan cara Webinar (Web Seminar) mengenai Covid-19 bertema “Asupan Peningkat Imunitas Tubuh Sebagai Penangkal Covid-19” yang diikuti oleh wali dari mahasiswa aktif Pendidikan Biologi. Acara ini dilaksanakan pada 10 Mei 2020 pukul 09.00 – selesai. Webinar ini diisi dengan beberapa materi seperti kegunaan tanaman obat untuk menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari virus Covid-19.

Pemateri pertama diisi oleh Dr. Dra. Jekti Prihatin, M.Si yang membahas mengenai khasiat dari “Black garlic” untuk menjaga kekebalan tubuh. Selanjutnya pemateri kedua adalah Dra. Pujiastuti, M.Si yang membahas mengenai khasiat dari madu, nabeez, dan kurma. Lalu yang pemateri ketiga adalah Ika Lia Novenda, S.Pd., M.Pd. yang membahas mengenai empon-empon sebagai peningkat imunitas tubuh. Acara ini dipandu oleh Dr. Iis Nur Asiyah, S.P., M.P. sebagai moderator dan acara berjalan dengan lancar. Terdapat beberapa sesi tanya-jawab oleh pemateri dan wali mahasiswa. Selain itu, juga terdapat saran yang diberikan oleh wali kepada Prodi Pendidikan Biologi agar lebih baik lagi.

Kamis, 30 April 2020


Sabtu, 25 April 2020, kami segenap warga Pendidikan Biologi berkesempatan menimba ilmu bersama profesor dari University of the Philipines of Los Banos, Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Kuliah umum ini diadakan pukul 9 pagi melalui aplikasi zoom, mengingat keadaan sekarang yang tidak memungkinkan untuk melakukan perkumpulan. Kuliah umum ini dihadiri oleh dosen-dosen Pendidikan Biologi, mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019 hingga 2016, hinggal guru-guru SMA di kawasan Jember.
Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. selaku pembawa acara membuka acara dengan doa dan membacakan CV dari Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Setelah itu, Ibu Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku Kaprodi Pendidikan Biologi memberi sambutan, lalu memulai obrolan ringan bersama segenap partisipan yang hadir, lalu memberi kesempatan kepada Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. untuk memulai penjelasan materinya.
    Diawali dengan penjelasan singkat mengenai pengertian dari taxonomi tumbuhan, mendeskripsikan bahwa taxonomi diawali oleh penemuian DNA yang menjadi dasar pewarisan materi kehidupan. Berikutnya, beliau menjelaskan mengenai arsitektur daun, cukup detail. Terdapat klasifikasi berdasarkan ukuran daun, yang mana mencakup mesofil, notofil, mikrofil, dan nanofil. Klasifikasi berdasarkan vena daun yang mencakup vena utama, vena sekunder, vena tersier, dan vena quarter. Prof. Inocencio E Buot, Jr. mengemukakan bahwa hanya membutuhkan 6 karakter saja untuk menentukan klasifikasi, karena menurut beliau, karakter lain hanya merupakan pengulangan ke-6 karakter tersebut.
            Setelah penjelasan selesai dilakukan, dibukalah sesi tanya-jawab. Partisipan cukup antusias bertanya, guru, dosen, bahkan mahasiswa. Salah satunya mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019, Rizqi Ilma. Dia bertanya mengenai maksud dari stable and unstable leaf. Prof. Inocencio E Buot, Jr. menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kemampuan tumbuhan untuk mempertahankan bentuk daunnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Contoh yang diberikan berupa tanaman terong, yang mana daun di Negara Amerika dan daun di Negara Indonesia atau negara-negara lain relatif sama meskipun lingkungan nya berbeda.
            Memasuki penghujung acara, Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kesimpulan dari kuliah umum tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada partisipan yang telah hadir dalam acara tersebut, dan menutup acara dengan doa.

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Recent Posts

(Wal 'Ashri) وَالْعَصْرِ - Demi Masa

Translate

Total Visitors

Popular Posting