Kamis, 30 April 2020


Sabtu, 25 April 2020, kami segenap warga Pendidikan Biologi berkesempatan menimba ilmu bersama profesor dari University of the Philipines of Los Banos, Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Kuliah umum ini diadakan pukul 9 pagi melalui aplikasi zoom, mengingat keadaan sekarang yang tidak memungkinkan untuk melakukan perkumpulan. Kuliah umum ini dihadiri oleh dosen-dosen Pendidikan Biologi, mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019 hingga 2016, hinggal guru-guru SMA di kawasan Jember.
Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. selaku pembawa acara membuka acara dengan doa dan membacakan CV dari Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Setelah itu, Ibu Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku Kaprodi Pendidikan Biologi memberi sambutan, lalu memulai obrolan ringan bersama segenap partisipan yang hadir, lalu memberi kesempatan kepada Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. untuk memulai penjelasan materinya.
    Diawali dengan penjelasan singkat mengenai pengertian dari taxonomi tumbuhan, mendeskripsikan bahwa taxonomi diawali oleh penemuian DNA yang menjadi dasar pewarisan materi kehidupan. Berikutnya, beliau menjelaskan mengenai arsitektur daun, cukup detail. Terdapat klasifikasi berdasarkan ukuran daun, yang mana mencakup mesofil, notofil, mikrofil, dan nanofil. Klasifikasi berdasarkan vena daun yang mencakup vena utama, vena sekunder, vena tersier, dan vena quarter. Prof. Inocencio E Buot, Jr. mengemukakan bahwa hanya membutuhkan 6 karakter saja untuk menentukan klasifikasi, karena menurut beliau, karakter lain hanya merupakan pengulangan ke-6 karakter tersebut.
            Setelah penjelasan selesai dilakukan, dibukalah sesi tanya-jawab. Partisipan cukup antusias bertanya, guru, dosen, bahkan mahasiswa. Salah satunya mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019, Rizqi Ilma. Dia bertanya mengenai maksud dari stable and unstable leaf. Prof. Inocencio E Buot, Jr. menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kemampuan tumbuhan untuk mempertahankan bentuk daunnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Contoh yang diberikan berupa tanaman terong, yang mana daun di Negara Amerika dan daun di Negara Indonesia atau negara-negara lain relatif sama meskipun lingkungan nya berbeda.
            Memasuki penghujung acara, Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kesimpulan dari kuliah umum tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada partisipan yang telah hadir dalam acara tersebut, dan menutup acara dengan doa.



Hai sobat pbio unej dimanapun kalian berada! Bosen ketika di rumah aja dan kamu hobi menulis puisi, cerpen, atau essay? Info ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kamu. Selain hadiah utama, ada juga hadiah juara kategori, finalis 15 besar, finalis 45 besar, dan finalis 100 besar, loh. Kemungkinan menang kamu jadi lebih banyak nih sobat. Seluruh peserta juga akan mendapat e-sertifikat dan seluruh karya akan dibukukan dalam “Book of Millenial” ber ISBN.
Yuk segera daftar, jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Info selengkapnya bisa diakses di :

- instagram : @writingcompetition2020


          
          Selama ekspedisi di India ditemukan spesies baru ular bangkai laut (green pit viper) yang diberi nama Salazar Slytherin yang diambil dari tokoh fiktif penyihir dan salah satu pendiri Hogwarts dari film Harry Potter. Menurut keterangan jurnal yang dipublikasikan lewat Zoosystematics and Evolution, spesies Trimeresurus Salazar ini ditemukan di bagian timur Himalaya pada ketinggian sekitar 170 meter. Ular ini memiliki warna jingga yang unik, garis kemerahan yang membentang dari bagian bawah mata ke belakang kepala pada jantan, membuat spesies tersebut berbeda dari ular berbisa hijau lainnya yang dikenal.
Selama ekspedisi di dekat Cagar Alam Pakke Tiger yang beragam secara biologis di India, para peneliti mengumpulkan dua spesimen yang mereka perhatikan memiliki warna yang sedikit berbeda dari spesies green pit viper lainnya. Setidaknya ada 48 spesies pit viper yang dikenal dalam genus Trimeresurus di Asia Tenggara, yang peneliti gambarkan sebagai “karismatik dan berbisa”. Sifatnya yang "morfologis samar", para peneliti menambahkan bahwa keragaman genus yang sebenarnya mungkin diremehkan dan memerlukan studi lebih lanjut untuk menentukan kisaran penuhnya. Dilansir dari EurekAlert, Zeeshan A. Mirza, pemimpin penelitian, mengatakan bahwa survei di masa depan yang dilakukan di timur laut India akan membantu mendokumentasikan keanekaragaman hayati, yang berada di bawah ancaman dari berbagai kegiatan pembangunan yang mencakup pelebaran jalan, pertanian, dan proyek pembangkit listrik tenaga air.


Sumber : nationalgeographic.grid.id


        Beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada Senin, 13 April 2020, Afkar Aristoteles Mukhaer menuliskan artikel yang memaparkan sebuah penemuan unik oleh para ilmuan yang dipublikasikan pada Journal of Hymenoptere Research. Mereka berhasil mengidentifikasi seekor lebah yang berkelamin ganda (setengan jantan setengah betina) yang dikenal sebagai gynandromorphy. Kasus ini merupakan kasus pertama pada lebah Megalopta amoena dan kasus kedua pada genus Megalopta (lebah keringat).
           Lebah dalam kasus gynandromorphy memiliki perbedaan secara fisik. Sisi betinanya memiliki antena ke depan, kaki belakang yang lebih besar dan lebih kering, serta memiliki rambut penumpul serbuk sari lebih tebal. Sedangkan pada sisi jantannya memiliki mandibula yang kebih kuat, dan rambut pengumpul serbuk sari yang lebih tipis.
         Fenomena gynandromorphy tidak hanya bisa terjadi pada spesies lebah, melainkan juga bisa pada spesies lain seperti krustasea, ular, maupun burung. Sebelumnya, juga pernah ditemukan kasus ini pada burung finch yang ditemukan oleh para ilmuan pada tahun 2003 yang dipublikasikan oleh Proceedings of National Academy of Science.


Sumber: nationalgeographic.grid.id 

Selasa, 28 April 2020


[HOT NEWS]
📣PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LKTIN BORN 5📣

Selamat kepada para peserta yang telah lolos seleksi abstrak dan jangan lupa untuk mengirimkan fullpaper kalian yaa 🥳🥳
Bagi para peserta yang belum lolos seleksi abstrak, jangan berkecil hati yaa🤗🤗🤗

“Hidup itu seperti mengendarai sebuah sepeda. Untuk menjaga keseimbangan, kamu harus terus bergerak.” - Albert Einstein

Stay save, Stay health by stay at home🏠
Cheer up!!😉

📣Pengumuman lolos abstrak dapat dilihat melalui:
https://bit.ly/LOLOSABSTRAKLKTINBORN5

More information on:
📸Instagram: @lktin_born
😎Facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
🐦Twitter: @hmpspb
💻Website: www.hmpspblumbalumba.web.id

📲CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

Minggu, 19 April 2020




🚨INFO PENTING🚨

Hallo teman-teman semuanya🤗🤗🤗
Sehubungan dengan adanya pandemi Covid-19 dan himbuan dari SK Rektor Universitas Jember Nomor 4687/U 25/LL/2020 tentang Pencegahan Covid-19, kami selaku panitia memberitahukan bahwa:
1. Acara final LKTIN BORN 5 2020 akan DIUBAH dari Offline menjadi Online.
2. Segala ketentuan yang berlaku DIUBAH untuk menyeseuaikan keadaan selama pandemi Covid 19.
3. Segala kejuaraan, uang pendaftaran, dan hadiah akan DIUBAH sesuai dengan keputusan panitia.
Buku Panduan dan Pedoman terbaru dapat diakses melalui : bit.ly/BukuPedomanBORN5Baru

Kami selaku panitia memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini.
Terima kasih🙏🏻

Tetap jaga kesehatan, ikuti kebijakan pemerintah dan jangan lupa untuk tetap hidup sehat
SEMANGAT‼️💪🏻💪🏻💪🏻


Buku Pedoman dapat diakses di
https://bit.ly/BukuPedomanBORN5Baru

SE Rektor Unej dapat diakses di
https://drive.google.com/open?id=1rPHq-xbUcDIUXBNAGPrOiy6N-EUObRwO

SK Panitia dapat diakses di
https://drive.google.com/open?id=1XZ1xEH55BW3WBM-rUd60yU_qXKgTR6lb


More info on:
📸 instagram: @lktin_born
💻 facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
🕊 twitter: @hmpspb
🌐 web: www.hmpspblumbalumba.web.id

📲CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

#LKTIN#Karyatulis#Lomba#Nasional#Infolomba#D3#D4#S1#Unej#FKIP#BioEdu#Mahasiswa#panitialktinborn5 #lktinborn2020 #lktinborn5 #lktinlumbalumba #lktin #lktinasional #lktinmahasiswa #lktin2020 #lktinfo #lktinunej #info #infolomba #infolombamenulis #infolombaterbaru #infolomba2020#eventmahasiswa#hmp#lumbaLumba

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Translate

Total Visitors

Popular Posting