Selasa, 31 Maret 2020


     Sabtu, 22 Februari 2020, HMPSP Biologi “lumba-lumba” melaksanakan acara serah terima jabatan (sertijab) pengurus 2019 kepada pengurus 2020. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku ketua program studi (kaprodi) Pendidikan Biologi UNEJ ikut hadir diengah acara ini. Tidak lupa beliau juga menyampaikan rasa syukur, pesan, dan kesan untuk pengurus 2019 dan 2020 HMPSP Biologi “lumba-lumba”. Ketua umum pengurus 2019, M. Dimas Nasihudin menyampaikan rasa terima kasih karena telah mempercayainya sebagai ketua umum selama kepengurusan 2019. Selanjutnya, ketua umum pengurus 2020, Syahrizal Afdan menyampaikan pesannya agar semua pengurus 2020 bisa bekerja sama dengan baik selama satu tahun ke depan.

            Inti dari acara sertijab ini adalah pembacaan surat keputusan susunan pengurus HMPSPB “lumba-lumba” 2020 oleh Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku dan penandatanganan dokumen kerja oleh ketua umum 2019 dan 2020. Kemudian, penyerahan jabatan secara simbolis oleh masing-masing ketua bidang dan dilanjutkan dengan pengucapan ikrar oleh seluruh kepengurusan baru yang dipandu oleh Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku kaprodi Pendidikan Biologi.













            Minggu, 23 Februari 2020, HMPSPB “lumba-lumba” melaksanakan acara Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) untuk kepengurusan 2020 dengan pemateri Dr. Slamet Hariyadi, M.Si. selaku salah satu dosen Pendidikan Biologi. Beliau juga berpesan bahwa suatu organisasi seperti satu rangkaian tumbuhan yang memiliki tugasnya masing-masing dan sebagai pengurus juga harus bisa saling bekerja sama agar bisa mencapai tujuan bersama.




            Dalam acara PMO ini, diselipkan permainan yang seru dengan tujuan agar bisa mengenal sesama pengurus dan mengeratkan tali persaudaraan. Permainan yang dilakukan pun banyak mengundang gelak tawa. Ada pula yang merekam keseruan ini dengan “Tik-Tok”. 



            Semoga kegiatan ini menjadi permulaan yang baik bagi kepengurusan HMPSPB “lumba-lumba” periode 2020. Selamat bertugas pengurus 2020, semoga bisa menjadi lebih baik dari pengurus sebelumnya. Terima kasih pengurus 2019, jasamu tak terlupakan.













Departemen Informasi dan Komunikasi HMPSP Biologi “lumba-lumba” kembali mengadakan “Open Talk dan Istighosah” bersama dengan Departemen Kerohanian pada 28 Februari 2020 lalu. Bertempat di ruang auditorium Al-Ghifari lantai dua Gedung H FKIP Unej, acara penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa aktif prodi angkatan 2017, 2018 dan 2019 beserta Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi dan juga beberapa dosen yang turut melengkapi jalannya acara.


























Diawali dengan gema nyanyian lagu nasional tanah air “Indonesia Raya” dengan disusul Hymne Universitas Jember tercinta dan pembacaan beberapa ayat suci Al-Qur’an, acara pun dimulai. Selanjutnya selaku Ketua Prodi, Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. menyampaikan sambutan hangat kepada segenap mahasiswa yang hadir dan ucapan terimakasih karena sudah menyampaikan aspirasinya demi kemajuan prodi.

Terdapat dua segmen dalam acara ini yaitu open talk dan istighosah. Open Talk dimulai dengan pembacaan pertanyaan, kritik, maupun saran mahasiswa yang sebelumnya telah ditampung terlebih dahulu melalui perwakilan kelas, baik angkatan 2017, 2018, maupun 2019. Berbagai macam aspirasi mahasiswa tercurahkan dalam slide-slide ­Power Point yang ditampilkan. Secara bergantian satu per satu, Ketua Prodi pun berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa dengan tuntas. Para mahasiswa yang hadir diberikan kebebasan bertanya langsung di tempat. Dalam menjawab beberapa pertanyaan tertentu, Dr. Iis Nur Asyiah juga dibantu oleh dosen-dosen yang bersangkutan.


Segmen selanjutnya yaitu istighosah dipimpin oleh Departemen Kerohanian HMPSP Biologi “lumba-lumba” yang sebelumnya diisi dengan sambutan dari Bapak Mochammad Iqbal, S.Pd., M.Pd., yang mengawali segmen istighosah. Pembacaan istighosah bersama berjalan dengan khidmat dan penuh ketentraman oleh seluruh mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Biologi.


Demikianlah pada sore hari serangkain acara “Open Talk & Istighosah Keluarga Besar Prodi Pendidikan Biologi” berakhir. Dengan membaca kalimat Hamdalah semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kemajuan prodi untuk kedepannya.

Kepada seluruh mahasiswa prodi Pendidikan Biologi, jangan lupa untuk menyiapkan kembali aspirasi-aspirasi membangun kalian di open talk dan istighosah selanjutnya ya, sampai jumpa!






















































HMPSP Biologi “lumba-lumba” pada hari Sabtu, 29 Februari 2020 melaksanakan suatu kegiatan tahunan yaitu BCC (Biologi Clean & Clear). BCC sendiri termasuk program kerja departemen Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan kampus khususnya Gedung 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga angkatan prodi Pendidikan biologi, yaitu angkatan 2017, 2018, 2019. Ada beberapa area kampus Gedung 3 yang menjadi fokus kegiatan ini, yaitu laboratorium, kamar mandi, balkon, green house, ruang HMP, beberapa ruangan di gedung E dan sekitar gedung E. 
Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00-10.00 WIB. Kegiatan BCC dibuka dengan do’a dan senam yang dipandu oleh anggota dari Departemen Olahraga. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan bersih – bersih dimana setiap angkatan telah dibagi tempatnya. Selain itu, disediakan juga banner photobooth bagi peserta yang ingin selfie/wefie bersama teman. Kegiatan ini sangat bermanfaat selain menjaga kebersihan lingkungan lingkungan kampus, tetapi juga dapat mempererat tali persaudaraan antara seluruh warga Pendidikan Biologi.







            Corona, ya, nama sebuah virus yang mengakhiri 2019 dan menyambut datangnya 2020. Dikutip dari CNN, virus corona adalah keluarga penyebab penyakit (patogen) yang mengakibatkan penyakit saat ini. Sama dengan SARS-CoV pada 2002 dan MERS-CoV di 2012. Para ahli kemudian memberi nama virus yang kasusnya pertama kali mewabah di Wuhan, China, ini sebagai SARS-CoV-2. Sedangkan penyakit yang disebabkan infeksi virus corona SARS-CoV-2 disebut COVID-19. Istilah COVID-19 adalah kependekan dari corona virus disease 19, yang kemudian menjadi nama resmi virus corona musuh dunia saat ini. Sebelum menjadi COVID-19, WHO memberi nama 2019-nCoV untuk virus corona ini. Sedangkan Komisi Kesehatan Nasional China menyebutnya sebagai Novel Coronavirus Pneumonia (NCP).
Begini Cara Kerja Corona Covid-19 hingga Membuat Penderitanya ...

Pada umumnya masa inkubasi COVID-19 diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar lima hari. Perkiraan ini akan diperbarui seiring dengan tersedianya lebih banyak data (Sumber: WHO). Pertama, virus menginfeksi sel-sel yang melapisi tenggorokan, saluran udara, dan paru-paru Anda, lalu mengubahnya menjadi “pabrik virus corona” yang memuntahkan sejumlah besar virus baru dan terus menginfeksi lebih banyak sel. Selanjutnya, 8 dari 10 orang yang terinfeksi virus ini akan akan menunjukkan gejala seperti batuk dan demam. Namun dibeberapa kondisi dapat terjadi nyeri tubuh, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Hal tersebut disebabkan saat sistem kekebalan tubuh merespon virus sebagai ancaman bagi tubuh, dan mengeluarkan “isyarat” bagi tubuh dengan cara melepaskan sitokin. Bahan kimia ini menggalang sistem kekebalan tubuh, tetapi juga menyebabkan tubuh nyeri, sakit, dan demam. Batuk akibat virus corona, pada mulanya adalah batuk yang kering dan ini mungkin disebabkan oleh iritasi sel ketika sel itu terinfeksi oleh virus.
Beberapa orang akhirnya akan mulai batuk berdahak – lendir tebal yang mengandung sel-sel paru-paru mati, yang terbunuh oleh virus. Gejala-gejala ini diobati dengan beristirahat, mengonsumsi banyak cairan dan parasetamol. Tahap ini berlangsung sekitar satu minggu – kebanyakan orang pulih pada titik ini karena sistem kekebalan tubuh telah memerangi virus. Namun, beberapa akan menderita penyakit yang lebih serius.
Jika penyakit ini berkembang, itu terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap virus. Sinyal-sinyal kimiawi itu tersebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan peradangan. Tetapi keadaan ini perlu diseimbangkan. Terlalu banyak peradangan dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Peradangan paru-paru disebut pneumonia. dalam kasus pneumonia, alveolus mulai terisi dengan air dan pada akhirnya dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Beberapa orang membutuhkan ventilator untuk membantu mereka bernafas. Tahap ini diperkirakan terjadi pada sekitar 14% orang, berdasarkan data dari China.
Diperkirakan sekitar 6% pasien dari kasus-kasus virus corona, menjadi sakit kritis.Pada titik ini tubuh mulai gagal dan ada peluang nyata kematian. Masalahnya adalah sistem kekebalan tubuh sekarang di luar kendali dan menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Ini dapat menyebabkan syok septik, keadaan di mana tekanan darah turun ke tingkat rendah yang berbahaya dan organ-organ berhenti bekerja atau dengan kata lain gagal total. Sindrom gangguan pernapasan akut yang disebabkan oleh peradangan di paru-paru, membuat tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Ini dapat menghentikan fungsi ginjal yang bekerja untuk membersihkan darah. Keadaan itu juga bisa merusak lapisan usus.
Dilansir dari https://www.covid19.go.id/, per 25 Maret 2020, terdapat 790 kasus positif, 30 sembuh, dan 58 meninggal dunia. Hal ini merupakan angka yang cukup tinggi, mengingat masuknya virus corona ke Indonesia masih 20 hari. Lantas, apa saja yang dapat kita lakukan? Terdapat hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghindari persebaran virus ini, beberapa diantaranya:
-          Menjaga jarak sejauh 1 meter dari orang lain
-          Rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Tutorial mengenai cuci tangan yang baik dan benar dapat diakses disini
-          Sebisa mungkin tidak menyentuh area wajah
-          Menggunakan masker saat keluar rumah dan saat terjadi gejala-gejala
Pemerintah telah menetapkan kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan virus tersebut, agar persebaran dapat diminimalisir, contohnya adalah Social Distancing dan meliburkan kegiatan pendidikan. Namun kenyataannya, banyak orang yang meremehkan virus ini, dan mereka masih beraktivitas layaknya hari normal, bahkan berlibur. Hal tersebut merupakan hal fatal yang dapat menyebarluaskan virus dengan cepat. Maka, sebagai warga yang baik dan berilmu, hendaknya kita mematuhi kebijakan tersebut. Meski anda dapat sembuh dari penyakit ini, belum tentu orang yang tertular akan mengalami hal yang sama. Cintai dirimu, cintai lingkungan sekitarmu, peace.

Selasa, 24 Maret 2020



πŸ¬πŸ‘‹Hello Z Generation !!!πŸ‘‹πŸ¬

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi “lumba-lumba” Universitas Jember kembali mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah bertemakan :
“Optimalisasi Peran Generasi Z dalam Mewujudkan SDGs 2030 melalui Realisasi IPTEK menuju Indonesia Emas 2045”✨

πŸ‘¬πŸ‘­Bagi kalian Mahasiswa aktif D3/D4/S1 yang memiliki gagasan kreatif, inovatif, dan aplikatif untuk kemajuan bangsa. Ayoo segera wujudkan mimpi-mimpimu dengan segala potensi yang ada pada dirimu, tentunya dengan berpartisipasi dalam LKTIN BORN 5 πŸŽ‰

Sub Tema yang dapat dipilih:
1. Pendidikan πŸŽ“
2. Kesehatan πŸ₯
3. Teknologi Informasi πŸ–₯
4. Ekonomi πŸ’Έ dan Sosial Budaya πŸ‘«
5. Lingkungan πŸ”
6. Pertanian 🌾

πŸ“‘ Ayoo! Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan karya terbaikmu di LKTIN BORN 5 2020!✊🏻

Link pendaftaran:
Image result for click here

Buku pedoman dapat diunduh di :
Image result for icon download now png

More info ⬇
ig : @lktin_born
Fb : LKTIN Lumba-Lumba BORN                                                                     
twitter: @hmpspb
web: www.hmpspblumbalumba.web.id

CP :
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

#LKTIN#Karyatulis#Lomba#Nasional#Infolomba#D3#D4#S1#Unej#FKIP#BioEdu#Mahasiswa#panitialktinborn5 #lktinborn2020 #lktinborn5 #lktinlumbalumba #lktin #lktinasional #lktinmahasiswa #lktin2020 #lktinfo #lktinunej #info #infolomba #infolombamenulis #infolombaterbaru #infolomba2020#eventmahasiswa#hmp#lumbaLumba

Rabu, 11 Maret 2020





Coming Soon on second half of March 2020

HMPSP Biologi “Lumba-lumba” 🐬
Universitas Jember
proudly present:

🎊LKTIN BORN 5πŸ”¬πŸŽŠ

Sebuah ajang bergengsi bagi Generasi Muda Indonesia untuk bersaing dan beradu ide inovatif dan kreatif melalui Karya Tulis Ilmiah πŸ“š

πŸ’‘Tuangkan ide-ide kalian melalui karya tulis ilmiah bertemakan:

“Optimalisasi Peran Generasi Z dalam Mewujudkan SDGs 2030 melalui Realisasi IPTEK menuju Indonesia Emas 2045”

✔ Sub Tema yang dapat dipilih:
1. Pendidikan πŸŽ“
2. Kesehatan πŸ₯
3. Teknologi Informasi πŸ–₯
4. Ekonomi πŸ’Έ dan Sosial Budaya πŸ‘«
5. Lingkungan πŸ”
6. Pertanian 🌾

πŸ“€ Prepare your best paper and be the next champion!!

More info on:
πŸ“Έ instagram: @lktin_born
πŸ’» facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
πŸ•Š twitter: @hmpspb
🌐 web: www.hmpspblumbalumba.web.id

πŸ“² CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Translate

Total Visitors

Popular Posting