Minggu, 31 Mei 2020



Memperingati Hari Lingkungan Hidup dalam Pandemi COVID-19!

Salam mahasiswa!
Udah pada tahu kan tentang Hari Lingkungan Hidup?
Belum tau? Ah masa, ya udah sini aku jelasin!!
Jadi, setiap tanggal 5 Juni memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia guys. “Kok bisa diperingati? Tujuannya apa?”, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang eksistensi dan keadaan lingkungan. Kita diajak untuk mencintai dan merawat alam, sebagaimana yang dilakukan alam terhadap kita!
Sekarang udah tahu kan apa itu Hari Lingkungan Hidup? Kalau gitu, ayo kita peringati sama-sama!
Kenapa? Bingung cara memperingatinya karena lagi phisical distancing? Tenang sahabat, HMPSP Biologi lumba-lumba mengadakan “Creative Video Competition dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup” dengan tema “Tips Menjaga Lingkungan Hidup ditengah Pandemi Covid-19”.
Selain dapat hadiah yang menarik, kita juga dapat memperingati Hari Lingkungan Hidup guys, sambil menyelam, minum air nih. Tunggu apalagi, buruan daftarkan diri kalian! 
GRATIS LOHH!!

More information :
instagram : @hmpspblumbalumba



Bulan ramadhan tahun ini ada yang baru, loh! Apa yaa? Khataman Online! Yup! Ramadhan tahun ini, HMPSP Biologi “lumba-lumba” mengadakan kegiatan khataman online yang sudah dilaksanakan selama 2 minggu. Kegiatan ini dipelopori oleh departemen kerohanian dari bidang 3 HMPSP Biologi “lumba-lumba”. Tentunya selain dapat meningkatkan jiwa kerohanian mahasiswa pendidikan biologi, kegiatan ini juga menjadi ladang pahala yang baik untuk diraih bersama-sama apalagi di bulan yang sangat suci ini. Selain itu, hal ini tentunya merupakan salah satu kegiatan yang positif mengingat karena pandemi Covid-19 yang diharuskaan untuk di rumah aja. Daripada gabut, mending baca Al-Qur’an ya, kan?



Khataman online ini diikuti oleh 30 orang yang masing-masing akan membaca 1 juz Al-Qur’an. Awalnya, kita akan diminta untuk mengisi daftar juz yang akan dibaca. Selanjutnya, kita akan diberi waktu selama seminggu untuk menyelesaikan bacaan ayat Al-Qur’an. Setelah semuanya sudah selesai, maka akan diadakan doa khataman bersama melalui media zoom. Semoga, di lain kesempatan kegiatan ini bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa muslim pendidikan biologi. Semoga, kegiatan ini juga dapat berjalan seterusnya sehingga mahasiswa pendidikan biologi memiliki jiwa kerohanian yang sangat baik.



Pendidikan Biologi Universitas Jember kembali mengadakan webinar bermanfaat ditengah-tengah perkuliahan daring, sesuai dengan kondisi dunia yang gempar akan adanya wabah virus dari Wuhan ini, webinar mengusung tema “How to Respon Covid-19 as Pandemic in the World Wide”.

Webinar diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2020 lalu, acara ini dimulai pukul 08:00 via aplikasi Zoom. Materi pertama disajikan dengan sangat apik oleh Mary Grace Dacuma, Ph.D yang merupakan seorang Epidemiologis dari Institute of biological science, UPLB (University of the Philipines Los Baños). Lewat pemaparan pemateri pertama, dimulailah pembahasan tentang pengenalan pandemi dan prediksinya, serta pola penyebaran dan penularan Covid-19.

Tak cukup sampai di situ, ada materi kedua yang disajikan oleh dr. Angga Mardjo Raharja, Sp.P yang merupakan satgas Covid-19 RSUD dr. Soebandi, Jember. Lewat kesempatan ini, ia membahas tentang pengenalan Covid-19, gejala dan pencegahan penularan Covid-19. Seluruh jalannya acara mulai dari pembuka hingga penutup, yang awalnya akan di pandu oleh Ibu Erlia Narulita, Ph.D diganti oleh Pak Aditya Kurniawan, S.Si., M.Biomed. karena beliau berhalangan hadir.



Pengabdian dosen merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Biasanya pengabdian dosen dapat berupa bhakti sosial kepada masyarakat, namun karena terdapat pandemi seperti sekarang ini maka dosen Pendidikan Biologi mengadakan Program pengabdian dosen dengan cara Webinar (Web Seminar) mengenai Covid-19 bertema “Asupan Peningkat Imunitas Tubuh Sebagai Penangkal Covid-19” yang diikuti oleh wali dari mahasiswa aktif Pendidikan Biologi. Acara ini dilaksanakan pada 10 Mei 2020 pukul 09.00 – selesai. Webinar ini diisi dengan beberapa materi seperti kegunaan tanaman obat untuk menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari virus Covid-19.

Pemateri pertama diisi oleh Dr. Dra. Jekti Prihatin, M.Si yang membahas mengenai khasiat dari “Black garlic” untuk menjaga kekebalan tubuh. Selanjutnya pemateri kedua adalah Dra. Pujiastuti, M.Si yang membahas mengenai khasiat dari madu, nabeez, dan kurma. Lalu yang pemateri ketiga adalah Ika Lia Novenda, S.Pd., M.Pd. yang membahas mengenai empon-empon sebagai peningkat imunitas tubuh. Acara ini dipandu oleh Dr. Iis Nur Asiyah, S.P., M.P. sebagai moderator dan acara berjalan dengan lancar. Terdapat beberapa sesi tanya-jawab oleh pemateri dan wali mahasiswa. Selain itu, juga terdapat saran yang diberikan oleh wali kepada Prodi Pendidikan Biologi agar lebih baik lagi.

Kamis, 30 April 2020


Sabtu, 25 April 2020, kami segenap warga Pendidikan Biologi berkesempatan menimba ilmu bersama profesor dari University of the Philipines of Los Banos, Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Kuliah umum ini diadakan pukul 9 pagi melalui aplikasi zoom, mengingat keadaan sekarang yang tidak memungkinkan untuk melakukan perkumpulan. Kuliah umum ini dihadiri oleh dosen-dosen Pendidikan Biologi, mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019 hingga 2016, hinggal guru-guru SMA di kawasan Jember.
Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. selaku pembawa acara membuka acara dengan doa dan membacakan CV dari Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. Setelah itu, Ibu Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku Kaprodi Pendidikan Biologi memberi sambutan, lalu memulai obrolan ringan bersama segenap partisipan yang hadir, lalu memberi kesempatan kepada Bapak Prof. Inocencio E Buot, Jr. untuk memulai penjelasan materinya.
    Diawali dengan penjelasan singkat mengenai pengertian dari taxonomi tumbuhan, mendeskripsikan bahwa taxonomi diawali oleh penemuian DNA yang menjadi dasar pewarisan materi kehidupan. Berikutnya, beliau menjelaskan mengenai arsitektur daun, cukup detail. Terdapat klasifikasi berdasarkan ukuran daun, yang mana mencakup mesofil, notofil, mikrofil, dan nanofil. Klasifikasi berdasarkan vena daun yang mencakup vena utama, vena sekunder, vena tersier, dan vena quarter. Prof. Inocencio E Buot, Jr. mengemukakan bahwa hanya membutuhkan 6 karakter saja untuk menentukan klasifikasi, karena menurut beliau, karakter lain hanya merupakan pengulangan ke-6 karakter tersebut.
            Setelah penjelasan selesai dilakukan, dibukalah sesi tanya-jawab. Partisipan cukup antusias bertanya, guru, dosen, bahkan mahasiswa. Salah satunya mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019, Rizqi Ilma. Dia bertanya mengenai maksud dari stable and unstable leaf. Prof. Inocencio E Buot, Jr. menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kemampuan tumbuhan untuk mempertahankan bentuk daunnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Contoh yang diberikan berupa tanaman terong, yang mana daun di Negara Amerika dan daun di Negara Indonesia atau negara-negara lain relatif sama meskipun lingkungan nya berbeda.
            Memasuki penghujung acara, Ibu Siti Murdiyah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kesimpulan dari kuliah umum tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada partisipan yang telah hadir dalam acara tersebut, dan menutup acara dengan doa.



Hai sobat pbio unej dimanapun kalian berada! Bosen ketika di rumah aja dan kamu hobi menulis puisi, cerpen, atau essay? Info ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kamu. Selain hadiah utama, ada juga hadiah juara kategori, finalis 15 besar, finalis 45 besar, dan finalis 100 besar, loh. Kemungkinan menang kamu jadi lebih banyak nih sobat. Seluruh peserta juga akan mendapat e-sertifikat dan seluruh karya akan dibukukan dalam “Book of Millenial” ber ISBN.
Yuk segera daftar, jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Info selengkapnya bisa diakses di :

- instagram : @writingcompetition2020


          
          Selama ekspedisi di India ditemukan spesies baru ular bangkai laut (green pit viper) yang diberi nama Salazar Slytherin yang diambil dari tokoh fiktif penyihir dan salah satu pendiri Hogwarts dari film Harry Potter. Menurut keterangan jurnal yang dipublikasikan lewat Zoosystematics and Evolution, spesies Trimeresurus Salazar ini ditemukan di bagian timur Himalaya pada ketinggian sekitar 170 meter. Ular ini memiliki warna jingga yang unik, garis kemerahan yang membentang dari bagian bawah mata ke belakang kepala pada jantan, membuat spesies tersebut berbeda dari ular berbisa hijau lainnya yang dikenal.
Selama ekspedisi di dekat Cagar Alam Pakke Tiger yang beragam secara biologis di India, para peneliti mengumpulkan dua spesimen yang mereka perhatikan memiliki warna yang sedikit berbeda dari spesies green pit viper lainnya. Setidaknya ada 48 spesies pit viper yang dikenal dalam genus Trimeresurus di Asia Tenggara, yang peneliti gambarkan sebagai “karismatik dan berbisa”. Sifatnya yang "morfologis samar", para peneliti menambahkan bahwa keragaman genus yang sebenarnya mungkin diremehkan dan memerlukan studi lebih lanjut untuk menentukan kisaran penuhnya. Dilansir dari EurekAlert, Zeeshan A. Mirza, pemimpin penelitian, mengatakan bahwa survei di masa depan yang dilakukan di timur laut India akan membantu mendokumentasikan keanekaragaman hayati, yang berada di bawah ancaman dari berbagai kegiatan pembangunan yang mencakup pelebaran jalan, pertanian, dan proyek pembangkit listrik tenaga air.


Sumber : nationalgeographic.grid.id


        Beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada Senin, 13 April 2020, Afkar Aristoteles Mukhaer menuliskan artikel yang memaparkan sebuah penemuan unik oleh para ilmuan yang dipublikasikan pada Journal of Hymenoptere Research. Mereka berhasil mengidentifikasi seekor lebah yang berkelamin ganda (setengan jantan setengah betina) yang dikenal sebagai gynandromorphy. Kasus ini merupakan kasus pertama pada lebah Megalopta amoena dan kasus kedua pada genus Megalopta (lebah keringat).
           Lebah dalam kasus gynandromorphy memiliki perbedaan secara fisik. Sisi betinanya memiliki antena ke depan, kaki belakang yang lebih besar dan lebih kering, serta memiliki rambut penumpul serbuk sari lebih tebal. Sedangkan pada sisi jantannya memiliki mandibula yang kebih kuat, dan rambut pengumpul serbuk sari yang lebih tipis.
         Fenomena gynandromorphy tidak hanya bisa terjadi pada spesies lebah, melainkan juga bisa pada spesies lain seperti krustasea, ular, maupun burung. Sebelumnya, juga pernah ditemukan kasus ini pada burung finch yang ditemukan oleh para ilmuan pada tahun 2003 yang dipublikasikan oleh Proceedings of National Academy of Science.


Sumber: nationalgeographic.grid.id 

Selasa, 28 April 2020


[HOT NEWS]
📣PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LKTIN BORN 5📣

Selamat kepada para peserta yang telah lolos seleksi abstrak dan jangan lupa untuk mengirimkan fullpaper kalian yaa 🥳🥳
Bagi para peserta yang belum lolos seleksi abstrak, jangan berkecil hati yaa🤗🤗🤗

“Hidup itu seperti mengendarai sebuah sepeda. Untuk menjaga keseimbangan, kamu harus terus bergerak.” - Albert Einstein

Stay save, Stay health by stay at home🏠
Cheer up!!😉

📣Pengumuman lolos abstrak dapat dilihat melalui:
https://bit.ly/LOLOSABSTRAKLKTINBORN5

More information on:
📸Instagram: @lktin_born
😎Facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
🐦Twitter: @hmpspb
💻Website: www.hmpspblumbalumba.web.id

📲CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

Minggu, 19 April 2020




🚨INFO PENTING🚨

Hallo teman-teman semuanya🤗🤗🤗
Sehubungan dengan adanya pandemi Covid-19 dan himbuan dari SK Rektor Universitas Jember Nomor 4687/U 25/LL/2020 tentang Pencegahan Covid-19, kami selaku panitia memberitahukan bahwa:
1. Acara final LKTIN BORN 5 2020 akan DIUBAH dari Offline menjadi Online.
2. Segala ketentuan yang berlaku DIUBAH untuk menyeseuaikan keadaan selama pandemi Covid 19.
3. Segala kejuaraan, uang pendaftaran, dan hadiah akan DIUBAH sesuai dengan keputusan panitia.
Buku Panduan dan Pedoman terbaru dapat diakses melalui : bit.ly/BukuPedomanBORN5Baru

Kami selaku panitia memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini.
Terima kasih🙏🏻

Tetap jaga kesehatan, ikuti kebijakan pemerintah dan jangan lupa untuk tetap hidup sehat
SEMANGAT‼️💪🏻💪🏻💪🏻


Buku Pedoman dapat diakses di
https://bit.ly/BukuPedomanBORN5Baru

SE Rektor Unej dapat diakses di
https://drive.google.com/open?id=1rPHq-xbUcDIUXBNAGPrOiy6N-EUObRwO

SK Panitia dapat diakses di
https://drive.google.com/open?id=1XZ1xEH55BW3WBM-rUd60yU_qXKgTR6lb


More info on:
📸 instagram: @lktin_born
💻 facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
🕊 twitter: @hmpspb
🌐 web: www.hmpspblumbalumba.web.id

📲CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

#LKTIN#Karyatulis#Lomba#Nasional#Infolomba#D3#D4#S1#Unej#FKIP#BioEdu#Mahasiswa#panitialktinborn5 #lktinborn2020 #lktinborn5 #lktinlumbalumba #lktin #lktinasional #lktinmahasiswa #lktin2020 #lktinfo #lktinunej #info #infolomba #infolombamenulis #infolombaterbaru #infolomba2020#eventmahasiswa#hmp#lumbaLumba

Selasa, 31 Maret 2020


     Sabtu, 22 Februari 2020, HMPSP Biologi “lumba-lumba” melaksanakan acara serah terima jabatan (sertijab) pengurus 2019 kepada pengurus 2020. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku ketua program studi (kaprodi) Pendidikan Biologi UNEJ ikut hadir diengah acara ini. Tidak lupa beliau juga menyampaikan rasa syukur, pesan, dan kesan untuk pengurus 2019 dan 2020 HMPSP Biologi “lumba-lumba”. Ketua umum pengurus 2019, M. Dimas Nasihudin menyampaikan rasa terima kasih karena telah mempercayainya sebagai ketua umum selama kepengurusan 2019. Selanjutnya, ketua umum pengurus 2020, Syahrizal Afdan menyampaikan pesannya agar semua pengurus 2020 bisa bekerja sama dengan baik selama satu tahun ke depan.

            Inti dari acara sertijab ini adalah pembacaan surat keputusan susunan pengurus HMPSPB “lumba-lumba” 2020 oleh Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku dan penandatanganan dokumen kerja oleh ketua umum 2019 dan 2020. Kemudian, penyerahan jabatan secara simbolis oleh masing-masing ketua bidang dan dilanjutkan dengan pengucapan ikrar oleh seluruh kepengurusan baru yang dipandu oleh Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku kaprodi Pendidikan Biologi.













            Minggu, 23 Februari 2020, HMPSPB “lumba-lumba” melaksanakan acara Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) untuk kepengurusan 2020 dengan pemateri Dr. Slamet Hariyadi, M.Si. selaku salah satu dosen Pendidikan Biologi. Beliau juga berpesan bahwa suatu organisasi seperti satu rangkaian tumbuhan yang memiliki tugasnya masing-masing dan sebagai pengurus juga harus bisa saling bekerja sama agar bisa mencapai tujuan bersama.




            Dalam acara PMO ini, diselipkan permainan yang seru dengan tujuan agar bisa mengenal sesama pengurus dan mengeratkan tali persaudaraan. Permainan yang dilakukan pun banyak mengundang gelak tawa. Ada pula yang merekam keseruan ini dengan “Tik-Tok”. 



            Semoga kegiatan ini menjadi permulaan yang baik bagi kepengurusan HMPSPB “lumba-lumba” periode 2020. Selamat bertugas pengurus 2020, semoga bisa menjadi lebih baik dari pengurus sebelumnya. Terima kasih pengurus 2019, jasamu tak terlupakan.













Departemen Informasi dan Komunikasi HMPSP Biologi “lumba-lumba” kembali mengadakan “Open Talk dan Istighosah” bersama dengan Departemen Kerohanian pada 28 Februari 2020 lalu. Bertempat di ruang auditorium Al-Ghifari lantai dua Gedung H FKIP Unej, acara penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa aktif prodi angkatan 2017, 2018 dan 2019 beserta Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi dan juga beberapa dosen yang turut melengkapi jalannya acara.


























Diawali dengan gema nyanyian lagu nasional tanah air “Indonesia Raya” dengan disusul Hymne Universitas Jember tercinta dan pembacaan beberapa ayat suci Al-Qur’an, acara pun dimulai. Selanjutnya selaku Ketua Prodi, Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. menyampaikan sambutan hangat kepada segenap mahasiswa yang hadir dan ucapan terimakasih karena sudah menyampaikan aspirasinya demi kemajuan prodi.

Terdapat dua segmen dalam acara ini yaitu open talk dan istighosah. Open Talk dimulai dengan pembacaan pertanyaan, kritik, maupun saran mahasiswa yang sebelumnya telah ditampung terlebih dahulu melalui perwakilan kelas, baik angkatan 2017, 2018, maupun 2019. Berbagai macam aspirasi mahasiswa tercurahkan dalam slide-slide ­Power Point yang ditampilkan. Secara bergantian satu per satu, Ketua Prodi pun berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa dengan tuntas. Para mahasiswa yang hadir diberikan kebebasan bertanya langsung di tempat. Dalam menjawab beberapa pertanyaan tertentu, Dr. Iis Nur Asyiah juga dibantu oleh dosen-dosen yang bersangkutan.


Segmen selanjutnya yaitu istighosah dipimpin oleh Departemen Kerohanian HMPSP Biologi “lumba-lumba” yang sebelumnya diisi dengan sambutan dari Bapak Mochammad Iqbal, S.Pd., M.Pd., yang mengawali segmen istighosah. Pembacaan istighosah bersama berjalan dengan khidmat dan penuh ketentraman oleh seluruh mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Biologi.


Demikianlah pada sore hari serangkain acara “Open Talk & Istighosah Keluarga Besar Prodi Pendidikan Biologi” berakhir. Dengan membaca kalimat Hamdalah semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kemajuan prodi untuk kedepannya.

Kepada seluruh mahasiswa prodi Pendidikan Biologi, jangan lupa untuk menyiapkan kembali aspirasi-aspirasi membangun kalian di open talk dan istighosah selanjutnya ya, sampai jumpa!






















































HMPSP Biologi “lumba-lumba” pada hari Sabtu, 29 Februari 2020 melaksanakan suatu kegiatan tahunan yaitu BCC (Biologi Clean & Clear). BCC sendiri termasuk program kerja departemen Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan kampus khususnya Gedung 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga angkatan prodi Pendidikan biologi, yaitu angkatan 2017, 2018, 2019. Ada beberapa area kampus Gedung 3 yang menjadi fokus kegiatan ini, yaitu laboratorium, kamar mandi, balkon, green house, ruang HMP, beberapa ruangan di gedung E dan sekitar gedung E. 
Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00-10.00 WIB. Kegiatan BCC dibuka dengan do’a dan senam yang dipandu oleh anggota dari Departemen Olahraga. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan bersih – bersih dimana setiap angkatan telah dibagi tempatnya. Selain itu, disediakan juga banner photobooth bagi peserta yang ingin selfie/wefie bersama teman. Kegiatan ini sangat bermanfaat selain menjaga kebersihan lingkungan lingkungan kampus, tetapi juga dapat mempererat tali persaudaraan antara seluruh warga Pendidikan Biologi.







            Corona, ya, nama sebuah virus yang mengakhiri 2019 dan menyambut datangnya 2020. Dikutip dari CNN, virus corona adalah keluarga penyebab penyakit (patogen) yang mengakibatkan penyakit saat ini. Sama dengan SARS-CoV pada 2002 dan MERS-CoV di 2012. Para ahli kemudian memberi nama virus yang kasusnya pertama kali mewabah di Wuhan, China, ini sebagai SARS-CoV-2. Sedangkan penyakit yang disebabkan infeksi virus corona SARS-CoV-2 disebut COVID-19. Istilah COVID-19 adalah kependekan dari corona virus disease 19, yang kemudian menjadi nama resmi virus corona musuh dunia saat ini. Sebelum menjadi COVID-19, WHO memberi nama 2019-nCoV untuk virus corona ini. Sedangkan Komisi Kesehatan Nasional China menyebutnya sebagai Novel Coronavirus Pneumonia (NCP).
Begini Cara Kerja Corona Covid-19 hingga Membuat Penderitanya ...

Pada umumnya masa inkubasi COVID-19 diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar lima hari. Perkiraan ini akan diperbarui seiring dengan tersedianya lebih banyak data (Sumber: WHO). Pertama, virus menginfeksi sel-sel yang melapisi tenggorokan, saluran udara, dan paru-paru Anda, lalu mengubahnya menjadi “pabrik virus corona” yang memuntahkan sejumlah besar virus baru dan terus menginfeksi lebih banyak sel. Selanjutnya, 8 dari 10 orang yang terinfeksi virus ini akan akan menunjukkan gejala seperti batuk dan demam. Namun dibeberapa kondisi dapat terjadi nyeri tubuh, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Hal tersebut disebabkan saat sistem kekebalan tubuh merespon virus sebagai ancaman bagi tubuh, dan mengeluarkan “isyarat” bagi tubuh dengan cara melepaskan sitokin. Bahan kimia ini menggalang sistem kekebalan tubuh, tetapi juga menyebabkan tubuh nyeri, sakit, dan demam. Batuk akibat virus corona, pada mulanya adalah batuk yang kering dan ini mungkin disebabkan oleh iritasi sel ketika sel itu terinfeksi oleh virus.
Beberapa orang akhirnya akan mulai batuk berdahak – lendir tebal yang mengandung sel-sel paru-paru mati, yang terbunuh oleh virus. Gejala-gejala ini diobati dengan beristirahat, mengonsumsi banyak cairan dan parasetamol. Tahap ini berlangsung sekitar satu minggu – kebanyakan orang pulih pada titik ini karena sistem kekebalan tubuh telah memerangi virus. Namun, beberapa akan menderita penyakit yang lebih serius.
Jika penyakit ini berkembang, itu terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap virus. Sinyal-sinyal kimiawi itu tersebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan peradangan. Tetapi keadaan ini perlu diseimbangkan. Terlalu banyak peradangan dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Peradangan paru-paru disebut pneumonia. dalam kasus pneumonia, alveolus mulai terisi dengan air dan pada akhirnya dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Beberapa orang membutuhkan ventilator untuk membantu mereka bernafas. Tahap ini diperkirakan terjadi pada sekitar 14% orang, berdasarkan data dari China.
Diperkirakan sekitar 6% pasien dari kasus-kasus virus corona, menjadi sakit kritis.Pada titik ini tubuh mulai gagal dan ada peluang nyata kematian. Masalahnya adalah sistem kekebalan tubuh sekarang di luar kendali dan menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Ini dapat menyebabkan syok septik, keadaan di mana tekanan darah turun ke tingkat rendah yang berbahaya dan organ-organ berhenti bekerja atau dengan kata lain gagal total. Sindrom gangguan pernapasan akut yang disebabkan oleh peradangan di paru-paru, membuat tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Ini dapat menghentikan fungsi ginjal yang bekerja untuk membersihkan darah. Keadaan itu juga bisa merusak lapisan usus.
Dilansir dari https://www.covid19.go.id/, per 25 Maret 2020, terdapat 790 kasus positif, 30 sembuh, dan 58 meninggal dunia. Hal ini merupakan angka yang cukup tinggi, mengingat masuknya virus corona ke Indonesia masih 20 hari. Lantas, apa saja yang dapat kita lakukan? Terdapat hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghindari persebaran virus ini, beberapa diantaranya:
-          Menjaga jarak sejauh 1 meter dari orang lain
-          Rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Tutorial mengenai cuci tangan yang baik dan benar dapat diakses disini
-          Sebisa mungkin tidak menyentuh area wajah
-          Menggunakan masker saat keluar rumah dan saat terjadi gejala-gejala
Pemerintah telah menetapkan kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan virus tersebut, agar persebaran dapat diminimalisir, contohnya adalah Social Distancing dan meliburkan kegiatan pendidikan. Namun kenyataannya, banyak orang yang meremehkan virus ini, dan mereka masih beraktivitas layaknya hari normal, bahkan berlibur. Hal tersebut merupakan hal fatal yang dapat menyebarluaskan virus dengan cepat. Maka, sebagai warga yang baik dan berilmu, hendaknya kita mematuhi kebijakan tersebut. Meski anda dapat sembuh dari penyakit ini, belum tentu orang yang tertular akan mengalami hal yang sama. Cintai dirimu, cintai lingkungan sekitarmu, peace.

Selasa, 24 Maret 2020



🐬👋Hello Z Generation !!!👋🐬

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi “lumba-lumba” Universitas Jember kembali mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah bertemakan :
“Optimalisasi Peran Generasi Z dalam Mewujudkan SDGs 2030 melalui Realisasi IPTEK menuju Indonesia Emas 2045”✨

👬👭Bagi kalian Mahasiswa aktif D3/D4/S1 yang memiliki gagasan kreatif, inovatif, dan aplikatif untuk kemajuan bangsa. Ayoo segera wujudkan mimpi-mimpimu dengan segala potensi yang ada pada dirimu, tentunya dengan berpartisipasi dalam LKTIN BORN 5 🎉

Sub Tema yang dapat dipilih:
1. Pendidikan 🎓
2. Kesehatan 🏥
3. Teknologi Informasi 🖥
4. Ekonomi 💸 dan Sosial Budaya 👫
5. Lingkungan 🏔
6. Pertanian 🌾

📑 Ayoo! Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan karya terbaikmu di LKTIN BORN 5 2020!✊🏻

Link pendaftaran:
Image result for click here

Buku pedoman dapat diunduh di :
Image result for icon download now png

More info ⬇
ig : @lktin_born
Fb : LKTIN Lumba-Lumba BORN                                                                     
twitter: @hmpspb
web: www.hmpspblumbalumba.web.id

CP :
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

#LKTIN#Karyatulis#Lomba#Nasional#Infolomba#D3#D4#S1#Unej#FKIP#BioEdu#Mahasiswa#panitialktinborn5 #lktinborn2020 #lktinborn5 #lktinlumbalumba #lktin #lktinasional #lktinmahasiswa #lktin2020 #lktinfo #lktinunej #info #infolomba #infolombamenulis #infolombaterbaru #infolomba2020#eventmahasiswa#hmp#lumbaLumba

Rabu, 11 Maret 2020





Coming Soon on second half of March 2020

HMPSP Biologi “Lumba-lumba” 🐬
Universitas Jember
proudly present:

🎊LKTIN BORN 5🔬🎊

Sebuah ajang bergengsi bagi Generasi Muda Indonesia untuk bersaing dan beradu ide inovatif dan kreatif melalui Karya Tulis Ilmiah 📚

💡Tuangkan ide-ide kalian melalui karya tulis ilmiah bertemakan:

“Optimalisasi Peran Generasi Z dalam Mewujudkan SDGs 2030 melalui Realisasi IPTEK menuju Indonesia Emas 2045”

✔ Sub Tema yang dapat dipilih:
1. Pendidikan 🎓
2. Kesehatan 🏥
3. Teknologi Informasi 🖥
4. Ekonomi 💸 dan Sosial Budaya 👫
5. Lingkungan 🏔
6. Pertanian 🌾

📤 Prepare your best paper and be the next champion!!

More info on:
📸 instagram: @lktin_born
💻 facebook: LKTIN Lumba-Lumba BORN
🕊 twitter: @hmpspb
🌐 web: www.hmpspblumbalumba.web.id

📲 CP:
Dinda: 089 505 113 900
Anis: 081 373 072 427

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

(Wal 'Ashri) وَالْعَصْرِ - Demi Masa

Translate

Total Visitors

Popular Posting